Laman

Kamis, 26 Mei 2011

AMALAN PENDUDUK SURGA


Bismillaahirabbilaalamiin.

Ba’da Tahmid wa sholawat.

Telah dikisahkan pada pada hadist yang shohih, suatu hari rosululloh sedang berkumpul bersama para sahabatya kemudian beliau pun berkata bahwa sebentar lagi akan datang pada kita salah seorang dari penduduk surga, setelah beberapa saat kemudian datanglah seorang yang mana orang tersebut tidak banyak yang mengenalnya, tidak seperti abu bakar atau umar atau para sahabat lain memang kalaupun oleh rosul dibilang mereka adalah penduduk surga maka tidak aneh karena memang mereka adalah orang-orang yang pertama masuk Islam dan berdakwah serta selalu membela rosul. Namun seorang ini adalah biasa-biasa saja yang sungguh aneh jika rosul mengatakannya bahwa dia tersebut adalah salah satu penduduk surga. Keanehan itu membuat salah satu sahabat yang bernama Abdullah bin Umar (anaknya Umar bin Khotob) pun menjadi bertanya-tanya amalan apakah yang si Fulan ini lakukan sehingga Rosul mengatakannya sebagai salah seorang dari penduduk surga.

Keesokan harinya Abdullah bin Umar memutuskan untuk mencaritahu si Fulan tadi dan mempelajari amalan-amalan yang dilakukannya. Akhirnya setelah menemukan rumahnya kemudian Abdullah bin Umar mendatanginya. Abdullah bin Umar bercerita kepada si Fulan bahwa dirinya sedang betengkar bersama ayahnya (Umar) dan bermaksud untuk menumpang (menginap) dirumahnya. Sebagai seorang muslim Abdullah mempunyai hak untuk tinggal dirumahnya dan si Fulan pun mempunyai kewajiban untuk menerimanya karena beliau (Abdullah) merupakan saudara sesama muslim yang hakekatnya setiap muslim harus saling tolong-menolong. Kemudian mulai hari itulah Abdullah bin Umar tinggal dirumah si penghuni surga tersebut.

Sejak pertama kali datang Abdullah selalu memperhatikan tingkah laku si Fulan tersebut baik secara terang-terangan seperti muamalahnya dengan tetangganya dan ibadah lainnya yang dilakukan pada siang hari dan juga Abdullah pun secara sembunyi-sembunyi terus mengintai pada malam hari apakah ibadah yang membuat si Fulan tadi dinyatakan sebagai penghuni surga padahal jasadnya pun masih ada dimuka bumi. Setelah Abdullah terus menerus mengintai maka dia tidak mendapati amalan yang luar biasa yang dilakukan oleh si Fulan tadi selain selalu mengingat Alloh ketika dia terbangun tidurnya pada malam hari kemudian si Fulan tadi tidur kembali. Bahkan beliau (Abdullah) sempat meremehkan si Fulan dan dalam hatinya berkata “kalo cuma begitu maka masuk surga itu gampang”.

Setelah tiga hari (hak nya sebagai tamu telah habis) maka Abdullah pun bermaksud pamit, sebelum pulang Abdullah menjelaskan bahwa sebenarnya beliau tidak bertengkar dengan ayahnya,hanya saja ketika rosul menjelaskan bahwa beliau adalah salah satu dari penghuni surga maka Abdullah pun bermaksud untuk mempelajari amal apa yang dilakukan oleh si Fulan dan Abdullah pun tidak mendapati amalan yang luar biasa dari beliau. Akhirnya ketika Abdullah hendak melangkahkan kakinya maka si Fulan tadi memanggilnya dan berkata “jika memang rosul berkata seperti itu maka memang benar apa yang kamu lihat tentang amal yang aku perbuat, akan tetapi ada amalan yang tidak kamu ketahui dan aku pun kelak akan membanggakan diriku didepan Alloh dengan amalan tersebut”. Lalu Abdullah pun kembali bertanya lalu apakah amalan tersebut wahai si Fulan???, kemudian si Fulan pun berkata “Demi Alloh jika saya hendak tidur maka saya periksa diri saya, saya periksa batin saya, hati saya, maka kiranya tidak ada sedikitpun kebencian saya terhadap kaum muslimin, dan dari sesuatu yang Alloh berikan pada saya maka saya tidak pernah membencinya”. Kemudian Abdullah bin Umar pun berkata “jikalau itu yang engkau katakan, maka memang benar perbuatan itu amatlah berat, lepas dari sifat hasad itu berat, maka pantaslah jika rosul mengatakan bahwa engkau termasuk pada kategori penduduk surga dengan amalan mu itu”.

Lalu bagaimanakah dengan kita??? Sudahkah kita menghilangkan kebencian pada diri ini, atas perbutan orang yang pada kita, atau karena kehendak Alloh pada kita??? Apakah mau mengamalakan amalan penduduk surga tersebut??? Wallaahua’lam bis showab.

*disadur dari ceramah Ust. Armen Halim Naro, Lc.

Rabu, 11 Mei 2011

GELAS BAMBU ABAH AAN



Paradigma go green!!! yang sedang booming saat ini menunjukan kebiasaan manusia yang mulai berubah gaya hidupnya, dari gaya hidup modern yang serba sintetis menjadi gaya hidup tradisional yang mengambil semua dari alam, gaya hidup tradisional biasanya identik dengan gaya hidup masyarakat desa yang menggunakan alat-alat sederhana dalam kesehariannya yang terbuat dari bahan-bahan alami yang didapat disekitar lingkungannya.


Salah satu dari bentuk penggunaan alat-alat tradisional dalam tersebut adalah gelas bambu, kerajinan yang berasal dari salah satu desa di kecamatan tanjung sari ini diyakini sebagai salah satu peninggalan budaya tradisional masyarakat desa yang sudah hilang, terbukti dengan hanya ada satu pengrajin yang sampai sekarang masih membuat gelas tersebut, usia dari pengrajin juga sudah cukup sepuh dengan umur 80an tahun. Kami mencoba untuk membantu mengembangkan potensi tersebut dengan maksud untuk meningkatkan taraf hidup beliau yang sudah cukup umur jika harus bekerja dengan pekerjaan yang berat, gelas tersebut selain bisa digunakan untuk minum, juga bisa sebagai tambahan koleksi barang antik Anda, adapun beberapa keunggulan dari produk kami adalah :

• Pertama, produk gelas kami tidak menggunakan bahan kimia seperti cat atau pewarna buatan sehingga aman bagi kesehatan kami menggunakan teh untuk memberikan warna gelas yang alami

• Kedua, sebelum di pasarkan kami melakukan strerilisasi agar gelas terbebas dari getah, jamur dan bakteri yang berasal dari bamboo

• Ketiga, kami memberikan aroma kepada gelas agar disaat minum aroma bamboo telah hilang, untuk saat ini kami memiliki 3 jenis aroma teh, pandan dan capucinno

• Keempat, Gelas yang tahan panas karena bambu salah satu isolator yang baik

• Kelima, Bahan Baku dari bambu sisa penebangan sehingga tidak merusak alam

• Keenam, usia gelas sangat awet, terlihat dibawah gelas yang sudah berumur 2 tahun lebih


Gelas yang akan digunakan untuk minum akan memberikan sensasi berbeda bagi para pecinta kopi atau teh. Bagi yang berminat bisa memesan kepada kami dengan pilihan harga yang relatif murah untuk pengerjaan dan pencarian bahan baku yang cukup susah. Dalam harga kami membagi kedalam 4 differensiasi harga*:

• Harga Khusus Mahasiswa : 20.000/ gelas

• Harga Premium : 25.000 ukuran Large bamboo, 23.000 Ukuran Medium bamboo, 21.000 Small bamboo

• Paket Hemat : 120.000 per setengah Lusin

Pemesanan bisa dilakukan dengan pre-order melalui email di farid.baraba@engineer.com atau menghubungi di no HP 085724685818, bisa melakukan pemesanan dengan jumlah banyak atau sedikit.

Minggu, 08 Mei 2011

4 kali gagal dapat beasiswa, akhirnya diterima di dua PTN dan semuanya beasiswa



Assalamualaikum teman2...

Gimana kabarnya skrg, sukses UNnya??? udah diterima di PTN pilihan atau perusaahaan bagi yang mau kerja, farid Cuma mau share ajh tentang pengalaman farid sampe bisa kuliah skrg, yang kalo tidak karena usaha yang maksimal serta doa dan untuk meminta kehendakNy, mungkin skrg belum bisa cerita kaya gini...

Dulu pas udah kenaikan kelas dari kelas 11 ke kelas 12, mulai dari sejak itulah saya berpikir mau akan seperti apa masa depan saya, bekerja kah,kuliah kah, atau trut serta memperbanyak pengngguran di negara kita ini....ya mulai saat itu saya terus dan terus berpikir hingga pada suatu waktu setelah istikhoroh akhirnya saya memutuskan untuk bisa lanjut sekolah ke PT alias kuliah, alasan saya bukan karena saya anak SMA jadi harus kuliah, tapi karena beberapa hal, yang pertama memang karena kita SMA jadi ga punya kemampuan khusus, selain buat pakan ikan gagal & buat biopori yang ga tw hasilnya gmn (yang se SMA sama farid pastu tw,,,hahaha), tapi meskipn begitu tetap ko bagi teman2 yang mau bekerja kan ntar juga disediain pelatihan bukan???nah alasan yang kedua ini yang sedikit memalukan, saya ga mw kerja karena badan saya kecil, dan pekerjaan bagi lulusan SMA yang gazinya sebanding dengan kemampuan itu biasanya bekerja dengan otot, itu yag saya ragu akan bisa atau tidaknya saya, karena biasanya yang ngelamar kerja badannya keker....hehe...maka sebab itulah saya putuskan untk kuliah saja,meskipun keputusan itu amatlah lebih sulit lagi setelah saya memutuskannya, karena akan banyak pertanyaan yang berumunculan seperti : dari mana biayanya????kuliah dimna???mw ambil jurusan apa??? Tapi semua pertanyaan itu sedikit demi sedikit saya pkirkan jawabannya.....hahahahaha

Di kelas tiga kan ada pelajaran bimbingan konseling tuh, nah kalo kelas tiga yang pljarannya beda dengan kelas 1 dan 2, udah kelas 3 lebih ke persiapan kita setelah lulus, saat pertama kali masuk ke kelas ibu bertanya pada anak2 setelah lulus sekolah nanti ma kemana, kerja atau kuliah??? Seperti biasa orang indonesia kadang kalo dikasih pertannyaan aneh jawabannya, ada yang mw kuliah ????diem semua... ada yang mau kerja???diem juga...hahaha...tapi akhirnya teman2 ada yang tunjuk jari mau kuliah (yang keliatannya juga orang kaye,,hehe) dan ada juga yang mau bekerja (yang kekar2 tadi badanya...haha)....setelah itu ibu mulai menceritakan tentang dunia perkuliahan dan dunia kerja, pada saat itu saya mulai bertanya pada ibu, bu apa bisa saya mau kuliah tapi ga punya uang???ibu tersenyum dan menjawab bisa ajh rid, kan ada yang beasiswa full itu, saya pun tertarik dan mulai mencari-cari informasi beasiswa tersebut, dan mulai saat itu lah minimal satu kali dalam seminggu saya keluarmasuk ruang BK, bukan karena saya nakal (tapi pernah juga sih masuk gara jailin teman...naim & pucuk...maaf ya) tapi karena saya terus menerus mencari tahu informasi beasiswa tersebut....

Akhirnya setelah saya tanya, ternyata beasiswa tersebut bernama PBUTM UGM dan talenscouting Unpad, ya..beasiswa gratis kuliah dan uang makan hingga lulus...mulai saat itulah saya mempersiapkan persyaratan2 yang harus diajukan, dan persiapan lainnnya (dulu pernah dimarahin guru BK karena ga punya KaTePe)...pelaksanaan proram beasiswa yang terlebih dahulu adalah PBUTM UGM, dalam pelaksaannya hanya 2 siswa ajh tiap sekolah yang bisa ikutan,dan karena saking seringnya saya ke ruang BK dan baiknya bu Ros pada saya, akihirnya saya pun di ikutkan dalam program beasiswa tersebut dan 1 orang laginya pun saya juga yang cari in..haha...satu laginya bernama cepi...akhirnya saya dan cepi lah yang ikut,...pada saat memili jurusan, saya tidak menurut pada perkataan guru saya (tapi kalo nurut ga bisa nulis ini dong..haha)...bu ros menyarankan saya dan cepi untukk memilih jurusan yang peminatnya sedikit tapi prospeknya bagus, dan ibu pun menyarankan saya untuk menagmbil jurusan kehutanan UGM, tapi karena keegoisan saya (ga tw kalo cepi) saya malah ambil jurusan matematika dan cepi jurusan teknik industri....akhirnya dengan sangat sedih kami berdua pun ditolak alias gagal masuk UGM :_( setelah itu saya lumayan mendapatkan peringatan keras dari bu ros akibat ketidaknurutan saya pada beliau (kasarnya mah dimarahin...haha) tapi saya yang tebal muka (kira2 3mter kali) masih terus dan terus mendatangi ruangan beliau untuk terus mencari dan mencari info beasiswa yang lain...sampai pada saat itu kemudian mulailah dibukanya pendaftaran beasiswa TS Unpad, berbondong2 teman2 mendaftar untuk mengikuti seleksi tersebut termasuk saya dan cepi pun juga kemabali mengikutinya, memang beasiswa ini adalah ang paling populer karena fasilitasnya enak, kuotanya banyak, dan seleksinya hanya tingkat kabupaten saja...testnya terdiri menjadi 2 kali, administrsi dan tes tulis, test pertama adalah test administrsi menggunakan rapot dan lain2, akhirnya saya pun lolos dari test tersebut dngan teman2 yang lain, banyak yang lolos karena memang hanya sebatas kelengkapan administrasi saja, pada saat pengumuman tersa gembira sekali seperti sudah ditetapkan lolos masuk unpad, padahall durung acan-acan (eits keluar bahasanya)....saya pun memilih jurusan statistika dan teknik pertanian (karena saya suka menghitung...hehe) akhirnya saya mulai untuk belajar dan belajar kemudian beribadah sunnah (dhuha, tahajud,dll) agar saya dipermudah dalam megerjakan soal2 ujian test tulis dan akhirnya bisa kuliah di unpad, tapi alangkah malangnya ketika hari H dimana ujian akan dilaksanakan (dulu tempatnya di dinas pendidikan daerah) saya dilanda musibah, peljaran yang telah disiapkan jauh hari seketika hilang akibat flu berat yang saya alami, saol pun terasa susah padahal mudah saja untuk mengerjakannya karena memang sudah dipersiapkan, dan akhirnya waktu untuk mengerjakan soal pun telah usai tanpa saya yakin telah menjawab semuanya....dan tibalah saat pengumuman...jeng jeng jeng....saya pun kembali GAGAL lolos beasiswa untuk KEDUA kalinya dan yang paling menyakitkan pun karena teman2 yang lain termasuk cepi diterima di Unpad (sedih teman gagal saya gagal, tapi lebih sedih saya gagal teman berhasil...hahaha...pepatah ngaco)...kesal pun tercurahkan pada kertas yang bertuliskan “UNPAD I’M COMING” yang saya tulis didinding kamar untuk penyemangat saya dalam belajar sehingga kertas itu saya sobek-sobek dan saya buang ke dalam tempat sampah (astagfirulloh...maafkan hambamu yang tidak dengan mudah menerima takdirmu ya Alloh) dan saya pun bermunajat kepadaNya agar bisa diberikan jalan untuk bisa kuliah, akhirnya dengan modal muka tebal saya, saya tetap rajin mendatangi guru BK/ ibu Ros yang subhanalloh selalu memberikan semangat pada saya agar bisa kuliah, meskipun 2 beasiswa sudah gagal....beasiswa super motivasi pun tidak terlewat untuk saya ikuti, ya ,besiswa yang memberikan les gratis untuk dikutkan SNMPTN dan akan dibiayai sampai lulus ini membuat saya ingin sekali mengikuti dan mendapatkannya...akhirnya saya pun mengikuti testnya yang diadakan di SMA favorit daerah, saya pun mngerjakan soal-soal yang masyaAlloh its out off my mind, soal yang dihadapi sngat sulit sekali, akhirnya saat pengumuan dari ratusan yang ikut dan hanya 30 peringkat tertinggi saja yang boleh ikut les gratis dan berhak mendapat beasiswa jika test SNMPTNnya tembus alias diterima di PTN,saya hanya menduduki peringkat 39 saja sehingga kembali GAGAL untuk mendapatkan beasiswa..... L

Ada peluang beasiswa lagi yaitu besiswa ITB untuk semua, saya pun kembali mengikutinya dengan antusias dengan harapan bisa lolos seleksi tersebut...dalam seleksinya saya harus membuat semacam karya tulis yang berisi menceritakan keadaan keluarga, setelah saya mengirimkan semua persyaratan selanjutnya menunggu pengumumannya apakah diterima atau tidak...dalam penantian tersebut ternyata saya mendapatkan cobaan yang cukup membuat sulit dan menurunkan semangat saya, betapa tidak saya yang sedang semangat untuk bisa kuliah tidak mendapat dukungan dari kelurga saya, mereka mengatakan bahwa kalaupun kamu bisa mendapatkan beasiswa, tetap saja kamu punya kebutuhan lain misalnya untuk buku dan lainnya, bukankah itu semua tidak termasuk dalam beasiswa, lalu bagaimana nantinya, siapa yang akan membiayai itu semua, kaka kmu semuanya telah berkeluarga dan telah mempunyai anak, siapa yang akan membiayai??? Cobaan tersebut sangat menyakitkan dan lebih menyakitkan lagi ketika saya melihat pengumuman yang menyatakan saya kembali GAGAL untuk KEEMPAT kalinya mendapatkan beasiswa, kali itu hanya ibu ros lah yang masih memberikan semangat pada saya untuk terus berupaya mencari peluang beasiswa agar bisa kuliah (terima kasih banyak ibu jasa mu takan ku lupakan)...(^_^)...keempat kali gagal mencari peluang beasiswa tidak menyurutkan saya untuk terus meminta petunjuk padaNya agar diberikan jalan terbaik bagi hambanya ini, kemudian saya terus mencari dan akhirnya ada peluang beasiswa berupa bantuan mengikuti SNMPTN, jika kelak masuk PTN akan mendapatkan bantuan biaya kuliah pertama kali masuk, akan tetapi untuk biaya pada semester2 berikutnya tidak dijamin pembiayaanya, namun akan diikutkan diprioritaskan dalam proram-program beasiswa yang ada pada PTN tersebut....setiap sekolah hanya dapat mengirimkan tiga siswanya untuk mengikuti prgram beasiswa dengan seleksi awal berupa seleksi administratif dengan rapot dan sebagainya, saya dan 2 teman yang lain mengikuti test tersebut dan akhirya hanya saya saja yang lolos untuk mengikuti SNMPTN tersebut, test SNMPTN bertempat di bandung dan untuk kesana kita diberikan uang transport sebesar 250rb, akhirnya saya mengajak umi ke bandung untuk ikut test SNMPTN, saat dibandung, untuk mendaftar saya harus menuju ke kampus Unpad, pertama kali dalam hidup berjalan sendiri dibandung ...haha...lalu untuk daftar ulang dan mencari tempat test saya harus mecarinya di ITB...(pertama kali juga ke ITB,,,bagus banget bangunannya)...dan akhirnya memilih jurusan yang akan saya pilih melalui jalur ini, terus terang saya kurang yakin dengan beasiswa ini,karena kidakpastian mendapatkan beasiswa penuh sampai lulus meskipun sudah diprioritaskan nantinya, dalam diri saya hanya berbicara “kalo saya memang diakdirkan untuk tidak bisa kuliah, tak apa yang penting jika kelak anak saya ingin kuliah minimal saya tahu pengalaman mengikuti berbagai macam beasiswa yang ada...dalam memilih jurusannya pun saya tetap memilih jurusa yang berkaitan dengan hitung menghitung, matematika ITB dan agribisnis Unsoed, yang tanpa memerlukan test buta warna, bukan berarti saya buta warna, tapi males untuk mengeluarkan uang untuk membuat surat bebas buta warna...hahaha....dan akhirnya hari test pun tiba, tempat saya di SMA 3 BDG, sma yang paling paporit di kota BDG, betapa tidak ketika memandingkan dengan sekolah saya didaerah, sangat-sangat beda jauh, sungguh tak meratanya pembangunan di negara ini, harusnya di kota dan didesa sama ajah ga ada yang dibedain...hmhmhmh.....

Setelah test selanjutnya saya dan umi pulang kembali ke rumah, esok harinya saya menceritakan pengalaman saya pada ibu ros, akan tetapi kala itu ibu ros seperti tidak menampakan semngatnya dan sepertinya beliau tidak terlalu yakin saya bisa lolos, ntah mengapa ibu bisa seperti itu, mungkin karena dalam hati saya pun saya tidak yakin bisa kuliah...akhirnya sedikit demi sedikit saya mulai menjauh dari beliau, tapi saya tetap rajin ke sekolah meskipu setelah UN, walaupun hanya untuk mengunjungi warung sekolah...haha...mumpung masih belum lulus jadi puas puasin dulu... :D akan tetapi yang paling sedih adalah saat ditanya oleh guru-guru lain , rid udah diterima dimana???wajah ini menggeleng sambil mulut ini mengucap, belum bu, udah 4 kali gagal terus, kemarin sih ikut SNMPTN, tapi ga tw tuh lolos apa engga....hahaha....rupanya kepolosan saya dalam menjawab dan semangat saya untuk kuliah mnyebabkan guru tersebut mendoakan saya agar bisa kuliah....amiennn

Pagi hari yang terang itu saya kembali mengayuh sepeda BMX kesayangan saya menuju SMA tercinta, entah kenpa saya sangat senang maen ke SMA, kapa lagi coba mau pake baju SMA, kalo dah luluskan malu pake bajunya...hahaha....saat perjalanan menuju SMA tiba-tiba terdengar suara perempuan yang saya kenal suaranya, perempuan tersebut baru saja mengerem mendadak motornya setelah melihat saya,lantas saya berbalik dan melihat sosok guru matematika favorit saya (namanya bu tatun), saya mendekatinya, kemudian bu tatun bertanya pada saya apakah sudah diterima di perguruan tinggi atau belum, saya pun menggeleng, kemudian ibu pun menyuruh saya untuk menemui bu Pram, guru biologi saya,kata beliau ada beasiswa kerja sama antara jawa barat dengan PTN di jawa barat dengan program studinya yang diplih adalah perikanan,kelauta,peternakan, dan pertanian,,,,saya pun lalu ngebut mengendarai sepeda menuju sekolah dan menemui bu pram, setelah bertemu kemudian bu pram menyuruh saya datang ke kantor dinas pertanian untuk mendaftar, karena program beasiswanya tidak masuk ke sekolah2...bersama teman saya (pucuk) meminta antar ke kantor dinas, karena kalo pake sepeda lama dan jauh dari sekolah, sampai disana saya bertemu dengan saudara sehingga mudah untuk mendaftarnya, dari SMA saya ada 4 yang mendaftar, farid,faisal,triko,gopur....seperti biasa test pertama adalah test administrasi dan hasilnya saya dan ketiga teman saya lolos dan berhak mengikuti test tulis yang bertempat di kampus Unpad bandung, namun jadwal hari test bertepatan dengan jadwal ujian test kerja sehingga faisal dan triko mengundurkan diri dari test beasiswa ini dan memilih untuk mengikuti test kerja, akhirnya saya dan gopurlah yang mewakili SMA saya, ouh iya saya dan teman2 yang lain sebelumnya tidak ada yang memberitahukan pada bu Ros, alasanya kalo saya sudah malu ama beliau, gagal terus....hahahaha.....saya semakin rajin untuk terus dan terus berdoa memohon bisa diberi petunjuk, akhirnya bukan malah diberi petunjuk, tapi ujian lagi, kaka saya memberitahukan pada saya jika tetap mw kuliah,kuliah sarjana proram studi bahasa arab, akan tetapi saya harus meninggalkan ujian beasiswa yang saya ikuti karena jikapun saya lolos maka saya tidak boleh mengmbilnya, kembali lagi saya beristikhoroh untuk memohon petunjuk, dan hati ini tertuju pada beasiswa tadi dan menolak beasiswa bahasa arab tadi, alhamdulillah kaka pun bisa menerimanya dan mendoakan yang terbaik untuk adiknya, semenjak itu keajaiban tersu terjadi, kelurga yang dulu tidak mendukung saya untuk kuliah berbalik mendukung dan memberi semangat pada saya,,,saya pun dijinkan untuk berangkat ke bandung, dan karena orang tua yang sedang memiliki uang, akhirnya sepeda kesayangan yang menemani dalam susah dan senang (lebay mode on) pun terpaksa saya jual demi bisa berangkat ke bandung....bismillah.....saya pun berangkat bersama teman-teman se-kabupaten menuju bandung siang hari untuk besoknya mengikuti ujian, sore pun kami tiba dibandung dan menuju ke kampus untuk mencari ruangan dimana besok saya akan ujian, setelah itu saya an gopur pulang dari kampus dan mencari kosan teman yang dekat dan akhirya didapatlah tempat untuk istirahat malam (a lukman makasih kosannya)...dan yang paling lucu adalah saat tersesat mencari kosan hingga dikejar anjing komplek yang membuat tubuh ini makin lelah, setelah menemukan kosan kami pun langsung mencari makan dan istirahat sejenak untuk selanjutnya belajar lagi malemnya untuk persiapan besok, tetapi saking lelahnya tubuh ini,sehabis makandan sholat tak terasa tubuh ini terlelap dan terbangun kembali saat adzan subuh berkumadang....(artinya kita tidur semaleman ga belajar....hahaha)....besoknya pun setelah sholat, mandi dan sarapan kami pun berangkat menuju tempat ujian,,,masyaAlloh banyak banget yang ikutan,untuk yang test TS unpad yang se-kabupaten saja saya gagal, apalagi ini se-jawabarat...akan tetapi keajaiban muncul pada saat ujian, soal yang diberikan mirip dengan yang di ujikan pada saat test TS, artinya saya dengan mudah mngerjakannya karena telah ada pengalaman mengikuti ujian model tersebut, ditambah dengan pengalaman saya yang rajin ikut-ikutan try out akbar didaerah, meskipun ga pernah yang terbaik didaerah....hahahaha.....setelah ujian pun entah mengapa saya menjadi lebih santai dan yakin akan diterima beasiswa ini....meskipun ratusan siswa sejawa barat yang ikut dan hanya sedikit yang akan diterima...ya Alloh mudahkan urusan hambamu.....

Akhirnya pada suatu hari dimana hasil test beasiswa dan pengumuman SNMPTN diumumkan, bertepatan dengan khitbah (pasrahan) kaka farid yang mau nikah....di rumah sangat ramai karena saudara berkumpul semua....info pertama yang kami dapatkan adalah TIDAK ADA DARI INDRAMAYU YANG LOLOS, itu cukup membuat kaget saya dan sempat membuat saya sedih, akan tetapi beberapa jam kemudian ada info bahwa ada 2 siswa dari indramyu yang lolos seleksi dan bisa kuliah gratis, stelah mencari info tersebut alhamdulillah saya diterima di Unpad, dan Subhanalloh 2 orang tersebut adalah saya dan gopur, ya 2 dari total kuota 10 saja mahasiswa yang diterima tersebut. Ya Alloh sungguh tak ada rencana terbaik selain rencana mu,,,,keluarga di rumah pun semua mengucapkan selamat karena akhirnya saya bisa diterima di Unpad dan sampai sekarang masih belajar di :



Ouh iya, yang beasiswa SNMPTN pun saya diterima di jurusan Agribisnis Unsoed, akan tetapi saya memilih yang di Unpad karena jurusannya lebih saya sukai dan beasiswanya benar2 full ampai lulus...hehe...jadi empat kali gagal dapat beasiswa, akhirnya diterima di 2 PTN dan semuanya beasiswa.

Alhamdulillah, sekian saja cerita masa lalu yang saya bisa ceritakan, semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua, baik bagi saya agar bisa terus dan terus memelihara semangat ini meskipun telah impian ini telah didaptkan, akan tetapi mimpi2 lain menanti untuk direalisasikan,,,dan juga bagi adik2 kelas 12 SMA dmanapun kalian sekolah, tetaplah jaga semangat kuliah, gunakan peluang-peluang yang ada, satu kali gagal bukan berarti tak bisa, bukankah thomas alfa edison baru bisa membuat bola lampu setelah sebelumnya 1000 kali gagal, karena dengan kegagalan tersebut kita bisa mengambil pengalaman2 dan mempersiapkan trik-trik untuk menghadapi ujian2 berikutnya... J

Jumat, 29 April 2011

TIPS PENULISAN PROPOSAL BISNIS


1. Tuliskan secara JELAS, SINGKAT dan PADAT


Hal itu merupakan kecenderung business writing secara umum, dan secara khusus dalam penulisan proposal bisnis. Langsung pada poin-poin penting.

INGAT: Ketika orang mulai membaca proposal anda, mereka tidak memiliki gambaran apapun tetntang bisnis yang anda ajukan, dengan demikian anda harus mengajak mereka kedalam proses. Anda kerjakan mulai dari awal yang jelas, sederhana, dan secara logis dengan membuat poin-poin yang akan anda tampilkan pada satu saat yang sama. Mulai dengan gambaran menyeluruh kemudian ikuti dengan bagian-bagian detilnya.

2. Buat ARGUMEN yang BAIK dan BENAR serta hadapi TANTANGAN yang mungkin muncul

Sebuah proposal yang baik adalah, secara esensial, merupakan brosur penjualan secara tersamar. Didalamnya anda tampilkan langkah-langkah ke depan, bisnis dan perusahaan anda. Bagaimana Anda melakukannya?
Cara terbaik adalah dengan menyusun fakta dan argumentasi terbaik yang anda miliki. Buat satu tema khusus dan buat penekanan terus-menerus. Arahkan pembaca pada jalur yang menuju pada satu kesimpulan – proposal yang anda ajukan layak untuk ditindak lanjuti. Anda juga harus menempatkan diri anda pada posisi pembaca, pikirkan argument apa yang akan diajukan oleh pembaca proposal anda, dan hadapi hambatan yang ada secara jujur. Hal itu akan menumbuhkan kepercayaan terhadap Anda.
3. Tunjukan PERSONALITI Anda

Seringkali, proposal bisnis, tidak mencerminkan kenyataan, sebagaimana sesesorang menuliskan suatu paper, deprogram untuk tidak mengatakan sesuatu, membosankan, dan tidak tajam. Biarkan personality anda muncul. Tentu saja ini adalah bisnis, dan anda harus mengikuti ketentuan-ketentuan di dalamnya, tetapi biarkan pembaca proposal anda melihat siapa sebenarnya anda. Bagi antusiasme anda terhadap bisnis anda, bisnis mereka, gagasan dan sebagainya.





4. Gunakan GAMBAR secara CERDAS

Jangan buat kesalahan bahwa proposal yang baik adalah yang penuh bergambar. Tentu saja anda tetap memerlukan gambar, karena dapat membantumenjelaskan gagasan, dan menghidupkan proposal anda sertamembuat pembaca lebih focus terhadap sesuatu selain hanya kata-kata. Pastikan bahwa gambar-gambar tersebut akan mendukung proposal anda bukan sebaliknya

5. Jangan BERLEBIHAN

Hidari hiperbola (berlebih-lebihan). Ketika anda memberikan pernyataan yang berlebihan terhadap proposal anda, maka anda akan kehilangan kredibilitas anda Sekali pembaca berpikir bahwa anda tidak sejalan dengan mereka, mereka akan mempertanyakan kebenaran isi proposal anda. Anda harus menghindari situasi ini dengan tidak memberikan pernyataan yang berlebihan terhadap proposal anda.

6. Hindari penggunaan BAHASA yang TENDENSIUS dan Kesalahan CETAK

Hal lain yang membuat anda kehilangan kepercayaan dari pembaca proposal anda adalah karena mereka berpikir bahwa proposal anda hanyalah menyalin, memuat data yang tidak benar. Dengan demikian anda dapat menggunakan informasi persuasif dari manapun, tetapi usahakan untuk menguranginya seminimum mungkin jangan sebaliknya.

Proposal anda akan dibaca jika dibuat secara khusus untuk klien yang bersangkutan atau pelanggan anda. Dan ketika anda melakukan personalisasi proposal anda, teliti kembali kesalahan cetak yang mungkin terjadi. Hal ini sudah jelas, jika anda tidak melakukan yang terbaik untuk proposal anda, maka pembaca juga akan berpikir bahwa anda tidak akan melakukan yang terbaik untuk bisnisnya.

7. Selalu MENGINGAT Pelanggan/Pembaca

Sebuah proposal merupakan satu alat pemasaran, oleh karena itu berikanpenekanan pada benefit, benefit, dan benefit. Selalu ingat Pelanggan anda. Akhirnya, ketika harga menjadi suatu hal yang penting dan harus didiskusikan lakukan segera setelah semua disepakati.


Sumber: http://ceds.ui.ac.id/

Selasa, 26 April 2011

Aku dituduh Wahabi ( Pujian dalam hujatan...!


Ketika aku putuskan untuk beramal sesuai AlQuran & Sunnah dengan faham As Salafush Shaleh, Akupun dipanggil Wahabi

Ketika aku minta segala hajatku hanya kepada Allah subhaanahu wa ta’ala tidak kepada Nabi & Wali .… Akupun dituduh Wahabi

Ketika aku meyakini Alquran itu kalam Ilahi, bukan makhluq …. Akupun diklaim sebagai Wahabi

Ketika aku takut mengkafirkan dan memberontak penguasa yang dzalim, Akupun dipasangi platform Wahabi

Ketika aku tidak lagi shalat, ngaji serta ngais berkah di makam-makam keramat… Akupun dijuluki Wahabi

Ketika aku putuskan keluar dari tarekat sekte sufi yang berani menjaminku masuk surga… Akupun diembel-embeli Wahabi

Ketika aku katakan tahlilan dilarang oleh Imam Syafi’i

Akupun dihujat sebagai Wahabi

Ketika aku tinggalkan maulidan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah ajarkan … Akupun dikirimi “berkat” Wahabi

Ketika aku takut mengatakan bahwa Allah subhaanahu wa ta’ala itu dimana-mana sampai ditubuh babipun ada… Akupun dibubuhi stempel Wahabi

Ketika aku mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjangkan jenggot, memotong celana diatas dua mata kaki, …,…., Akupun dilontari kecaman Wahabi

Ketika aku tanya apa itu Wahabi…?

Merekapun gelengkan kepala tanda tak ngerti

Ketika ku tanya siapa itu wahabi…?

merekapun tidak tahu dengan apa harus menimpali

Tapi…!

Apabila Wahabi mengajakku beribadah sesuai dengan AlQuran dan Sunnah… Maka aku rela mendapat gelar Wahabi !

Apabila Wahabi mengajakku hanya menyembah dan memohon kepada Allah subhaanahu wa ta’ala … Maka aku Pe–De memakai mahkota Wahabi !

Apabila Wahabi menuntunku menjauhi syirik, khurafat dan bid’ah… Maka aku bangga menyandang baju kebesaran Wahabi !

Apabila Wahabi mengajakku taat kepada Allah subhaanahu wa ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam … Maka akulah pahlawan Wahabi !

Ada yang bilang.…. Kalau pengikut setia Ahmad shallallahu ‘alaihi wa sallam digelari Wahabi, maka aku mengaku sebagai Wahabi.

Ada yang bilang….. Jangan sedih wahai “Pejuang Tauhid”, sebenarnya musuhmu sedang memujimu, Pujian dalam hujatan….!

Oleh: Ahmad Zainuddin

Rabu, 20 April 2011


Penulis: Ustadz Muhammad Arifin Badri
(Alumnus S3 Universitas Islam Madinah Dengan Nilai Summa Cumlaude)
Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, Dzat yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amiin.
Syari’at islam –segala puji hanya milik Allah- bersifat universal, mencakup segala urusan, baik yang berkaitan dengan urusan ibadah ataupun mu’amalah, sehingga syari’at Islam benar-benar seperti yang Allah firmankan,
“Pada hari ini, telah Aku sempurnakan untukmu agama mu, dan telah aku cukupkan atasmu kenikmatan-Ku, dan Aku ridlo Islam menjadi agamamu.”(QS. Al Maidah: 3)
Dan sebagaimana yang Allah firmankan pada ayat lain,
“Sesungguhnya al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al Isra’: 9)
Syaikh Abdurrahman As Sa’dy rahimahullah ketika menafsirkan ayat ini berkata, “Allah Ta’ala mengabarkan tentang kemuliaan dan kedudukan Al Qur’an yang agung, dan bahwasannya Al Qur’an akan membimbing (manusia) kepada jalan yang paling lurus. Maksudnya jalan yang paling adil lagi mulia, baik dalam urusan akidah (idiologi) perilaku dan akhlak. Maka barang siapa yang menjalankan segala seruan Al Qur’an, niscaya ia menjadi orang yang paling sempurna, lurus, dan paling benar dalam segala urusannya. Dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal saleh baik yang wajib atau sunnah, bahwa bagi mereka ada pahala yang besar yang telah Allah siapkan di surga, yang tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui hakikatnya.” (Taisiril Karimir Rahman: 454)
Dan pada ayat lain, Allah Ta’ala menyebutkan bahwa pahala yang telah Ia siapkan bagi orang-orang yang beramal sholeh dan menjalankan syari’at Al Qur’an bukan hanya di surga semata, akan tetapi juga meliputi pahala di dunia, sebagaimana yang Allah Ta’ala tegaskan pada ayat berikut,
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka sebagai penguasa, dan Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa.Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik.” (QS. An Nur: 55)
Inilah pahala dan ganjaran yang akan diberikan kepada orang-orang yang menjalan syari’at Al Qur’an.
Walau demikian tingginya syari’at Al Qur’an dan begitu adilnya syari’at Islam serta begitu besarnya pahala dan balasan yang diberikan kepada orang-orang yang mengamalkannya, akan tetapi fenomena umat Islam di zaman kita tidaklah mencerminkan akan yang demikian itu. Betapa rendahnya umat Islam di mata umat lain, betapa terpuruknya perekonomian, keamanan dan kekuatan umat Islam bila dibandingkan dengan umat lain, betapa remehnya ilmu Al Qur’an di mata banyak dari kaum muslimin bila dibandingkan dengan berbagai ilmu-ilmu lainnya dan betapa banyaknya petaka yang dari hari ke hari menimpa mereka.
Kenyataan pahit ini hanya ada satu jawaban, yaitu sebagaimana yang Allah Ta’ala tegaskan pada firman-Nya berikut,
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al A’araf: 96)
Dan pada firman-Nya berikut ini,
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar Rum: 41)
Bila ada yang bertanya, Mengapa umat Islam di seluruh belahan dunia dengan mudah dapat terjerumus ke dalam keadaan yang amat mengenaskan demikian ini?
Maka jawabannya ada pada firman Allah Ta’ala berikut,
“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al Fatihah: 6-7)
Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan dua ayat ini berkata, “Jalan orang-orang yang telah Engkau limpahkan kepada mereka kenikmatan, yang telah disebutkan kriterianya, yaitu orang-orang yang mendapat petunjuk, beristiqomah, senantiasa ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya dan yang senantiasa menjalankan perintah dan menjauhi segala larangannya. Jalan tersebut bukanlah jalan orang-orang yang dimurkai, yaitu orang-orang yang telah rusak jiwanya, sehingga mereka mengetahui kebenaran akan tetapi mereka berpaling darinya. Tidak juga jalannya orang-orang yang tersesat, yaitu orang-orang yang tidak berilmu, sehingga mereka terombang-ambingkan dalam kesesatan dan tidak dapat mengetahui kebenaran.” (Tafsir Ibnu Katsir 1/29).
Bila kita renungkan keadaan umat Islam sekarang ini, maka kita akan dapatkan bahwa kebanyakan pada mereka terdapat satu dari dua perangai di atas:
1. Mengetahui kebenaran akan tetapi dengan sengaja berpaling darinya, karena mengikuti bisikan hawa nafsu dan ambisi pribadinya.
2. Tidak mengetahui kebenaran, sehingga kehidupannya bagaikan orang yang sedang hanyut dan diombang-ambingkan oleh derasnya arus badai, sehingga ia berpegangan dengan apa saja yang ada di sekitarnya, walaupun hanya dengan sehelai rumput atau sarang laba-laba. Ia tidak mengetahui kebenaran yang diajarkan oleh Al Qur’an, sehingga ia hanyut oleh badai kehidupan, dan akhirnya mengamalkan atau meyakini apa saja yang ia dengar dan baca. Bahkan tidak jarang, orang-orang jenis ini dengan tidak sengaja memerangi dan memusuhi syari’at Al Qur’an, sebagaimana dinyatakan dalam pepatah arab,
“Setiap manusia itu akan memusuhi segala yang tidak ia ketahui.”
Oleh karena itu pada kesempatan ini kita akan bersama-sama mengenali berbagai sisi keindahan dan keadilan syariat Al Qur’an, sehingga keimanan kita semakin kokoh bahwa syari’at islam adalah syari’at yang lurus dan satu-satunya metode hidup yang dapat merealisasikan kebahagiaan bagi umat manusia di dunia dan akhirat.
Berikut kita akan membaca syari’at Al Qur’an dalam berbagai aspek kehidupan umat manusia, agar iman kita semakin kokoh bahwa Al Qur’an adalah metode dan dasar bagi kehidupan umat manusia dalam segala aspeknya. Bukan hanya dalam urusan peribadatan kepada Allah Ta’ala semata, akan tetapi mencakup segala aspek kehidupan umat manusia.